Kamis, 02 Oktober 2014
 
Previous
Next
 
 
 
Berjuang untuk NTT di ...

JAKARTA, TIMEX-Rabu (1/10), anggota DPR RI periode 2014-2019 resmi dilantik. ...

Vatikan Tangkap Mantan ...

VATIKAN, TIMEX-Vatikan mengatakan sudah menangkap seorang mantan duta besarnya ...

MDT-DT Lapor Diri, Gubernur ...

KUPANG, TIMEX-Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu dan Wakil ...

 
 
Minus 10.098 KW, PLN Lakukan ...

KUPANG, TIMEX-Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN saat ini ...

Guru Latih Cara Menilai ...

KUPANG, TIMEX-Implementasi Kurikulum 2013 di Kota Kupang masih ...

Ziarah ke Mesir, Israel, ...

Kegembiraan para Peserta Ziarah yang dapat diabadikan ketika tiba di ...

 
 
Sering Kerja Lembur Risiko ...

Sebagian pekerja rela mengambil jatah lembur karena insentifnya yang lumayan. ...

Patahkan Rekor ...

3 PSG  V Barcelona 2 PARIS, TIMEX-Stadion Parc des Princes memang ...

Jalan Santai Untuk Kesehatan ...

JALAN santai merupakan salah satu olahraga paling praktis dan menyehatkan. ...

 
 
235 Liter Solar P21

RABU (1/10) sekira pukul 10.00 Wita, tim penyidik Polres TTU akhirnya melimpahkan berkas dua orang tersangka kasus BBM jenis bio solar subsidi yang dibeli di SPBU Naesleu untuk kepentingan proyek. Adapun BBM jenis solar tersebut akan dipakai untuk keperluan alat berat di Desa Suanae Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU bulan November 2013. Alat berat yang akan diisi BBM jenis solar tersebut diketahui sementara mengerjakan proyek PPIP berupa pembukaan jalan baru. Kapolres TTU, AKBP I Gede Mega Suparwitha melalui Kasatreskrim, Iptu Hadi Handoko kepada Timor Express menjelaskan, pelimpahan berkas kasus BBM jenis solar sebanyak 235 liter yang diisi dalam jeriken ...
Kaborang Duga Ada Mafia Ternak

WAINGAPU, TIMEX-Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Sumba Timur, Lukas Mbadi Kaborang menduga adanya mafia ternak di Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi NTT. Dugaan tersebut terkait kebijakan pembatasan kuota pengiriman ternak antar provinsi jenis sapi, kuda dan kerbau asal Sumba Timur. "Mana mungkin ada pembatasan seperti itu? Kasihan masyarakat petani peternak Sumba Timur yang mau menjual ternak untuk biaya sekolah anak-anaknya apalagi ini menjelang hari raya Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat juga membutuhkan uang untuk itu," tegasnya kepada Timor Express di Waingapu, Senin (29/9). Menurut mantan Wakil Ketua ...
Matim Tidak Ambil Jatah Beras

RUTENG, TIMEX-Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim) belum mengambil jatah cadangan beras pemerintah (CBP) untuk tahun anggaran 2014. Beras sebanyak 100 ton tersebut masih tersimpan di gudang Bulog. "Sampai sekarang jatah cadangan beras pemerintah milik Pemkab Matim belum juga diambil. Entah kapan diambil saya tidak tahu," ujar Kepala Subdivre Bulog Ruteng, Imanuel Louk kepada Timor Express, Senin (29/9). Dikatakan, jatah setiap kabupaten untuk beras cadangan sebanyak 100 ton. Dua kabupaten yang disimpan Subdivre Bulog Ruteng yakni Matim dan Manggarai. Khusus untuk Kabupaten Manggarai yang sudah diambil sebanyak 30 ton, sedangkan ...
 
 
 
 
 
Klik tombol Suka untuk mendapatkan informasi dari website kami langsung di facebook Anda.
 
 
 
 
Hits hari ini: 4484
Pengunjung Hari ini: 773
Total pengunjung: 350730
5678145