KUPANG, TIMEX - Satu Minggu jelang Idul Fitri, kambing yang menjadi konsumsi khas dalam perayaan Lebaran bagi umat muslim di Kota Kupang, mulai menunjukkan peningkatan. Pantauan koran ini di Pasir Panjang kemarin (14/8), persediaan kambing di kandang milik pedagang, hanya tersisa beberapa ekor saja.
Salah satunya di kandang milik Hendrik Tali yang tepat berada di pinggir Jalan Timor Raya, depan pekuburan Dharma Loka, yang kemarin hanya tersisa dua ekor kambing. Pemandangan ini berbeda dengan yang disaksikan pekan lalu, saat kandang masih dipenuhi kambing.
Jonny Tali, pengurus kandang mengemukakan, seminggu terakhir ini, kambing di kandang tersebut dibeli sejumlah warga untuk keperluan acara syukuran, seperti buka puasa. Diakui Johny, pembelian kambing juga dilakukan para pengelola warung makan yang menyediakan menu daging kambing.
Jonny mengatakan, hingga kini, pihaknya masih mencari stok kambing di pasar dan pelosok desa, di sekitar Kabupaten Kupang, yang sekian lama menjadi pemasok utama kambing ke Kota Kupang.
Meski demikian, Jonny menekankan, harga kambing hingga pekan lalu, masih normal atau belum mengalami kenaikan. Harga kambing masih disesuaikan ukurannya. Menurut dia, saat ini harga kambing ukuran kecil berkisar Rp 500-700 ribu. Ukuran sedang seharga Rp 900 ribu, dan Rp 3,5 juta untuk ukuran terbesar.
Jonny mengatakan, angka pembelian kambing bulan Agustus ini masih berlangsung normal, karena warga masih menjalankan puasa. Namun dia memastikan, sehari atau dua hari menjelang Lebaran, harga kambing akan meningkat sekira sepuluh persen. "Biasanya, harga paling murah Rp 800 ribu," tukas Jonny. (mg-12/rsy)
|