Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
Esthon ke Sumba, Frans di Kupang |
| - |
Anak Timor dan Anak Adonara Tetap Fren |
| + |
|
| - |
|
| + |
Apoteker Ancam Mogok Kerja |
| - |
Kalau Manejemen Sakit Mana Bisa Urus Orang Sakit |
|
NASIONAL
|
Selasa, 24 Jul 2012, | 955
BKH Target Menang di Manggarai Raya
|
|
|
LABUAN BAJO, TIMEX - Anggota DPR RI yang kini menyatakan sikap untuk siap maju dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT Maret 2012 mendatang, Beny Kabur Harman (BKH) merasa optimis menang di kampung halamannya sendiri yakni di Manggarai Raya yang meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur.
"Saya merasa yakin dan sangat optimis bahwa saya bisa menang nanti di Manggarai Raya," tandas BKH kepada koran ini di sela-sela acara pinangan dan deklarasi Jaringan Sahabat Keluarga dan Relawan (Jangkar) Pemenangan BKH di Gedung Youth Center Labuan Bajo, Rabu (18/7).
Dikatakan, saat satu orang calon Gubernur NTT, Gaspar Parang Ehok yang nota bene orang Manggarai saat itu berpasangan dengan Julius Bobo malah kalah dari paket lainnya. Apalagi, sekarang selain dirinya masih ada calon lain dari Manggarai yang juga berniat maju. Dengan berpedoman pada pemilihan legislatif pusat periode-periode lalu dimana suara dari Kabupaten Manggarai mampu mengantarnya ke senayan maka kali ini dirinya sangat optimis masyarakat Manggarai Raya akan mendukung dirinya.
Dijelaskan, saat ini dirinya sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) lima partai politik yang mendukung dirinya maju dalam Pilgub mendatang. Lima parpol itu memiliki jumlah kursi 15 di DPRD NTT. Dikatakan, kelima partai politik ini telah menyatakan sikap politik secara tegas dan tertulis melalui SK dan parpol ini memiliki jumlah kursi 15 di lembaga dewan.
Sayangnya, Beny Kabur Harman enggan membeberkan lebih rinci tentang partai-partai mana yang sudah menyatakan dukungan itu. Menurut dia, dirinya sudah keluar masuk kampung-kampung dan desa-desa yang ada di 21 kabupaten/kota di NTT. Sehingga berbagai masalah-masalah sosial sudah dia temukan mulai dari kemiskinan, pengangguran, minimnya hak warga mendapatkan pelayanan kesehatan dan sebagainya.
BKH bahkan menegaskan dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, Provinsi NTT masuk dalam kategori 4 besar daerah paling miskin. Secara berurutan, Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat dan Maluku. Tidak hanya itu, dilihat dari jumlah kepala keluarga miskin maka NTT paling banyak, angka drop out tinggi, angka kematian ibu dan anak menujukan 1/1.000 dimana tingkat kematian lebih tinggi.
Semua ini, kata dia, akibat masalah kurang gizi, akses pelayanan kesehatan yang masih sangat minim, tingkat kualitas pendidikan berada di tingkat paling rendah. "Saya sudah keluar masuk desa-desa dan kecamatan, masih banyak sumber daya alam yang belum dikelolah secara baik karena sumber daya manusia juga masih sangat rendah. Ini harus diperhatikan dan dikelolah secara baik," tegasnya.
Dia mengatakan, tahun 2012, sekira Rp 22 triliun dana datang dari pemerintah pusat untuk NTT tetapi sayang tidak dikelolah secara baik sehingga pembangunan menjadi tidak jalan. Sekira 90 persen dana di NTT datang dari pusat. Karena itu pembangunan di NTT butuh partisipasi dan peran aktif masyarakat. "Kalau masyarakat butuh modal usaha harus kita berikan, kalau belum ada dana harus diberikan juga," ujarnya.
Dia berharap jangan menjadikan NTT terkenal karena banyak mengirim TKI keluar negeri atau NTT terkenal karena paling rendah kualitas pendidikannya dan sebagainya.
Koordinator Jangkar Manggarai Barat, Eustadisius Endi ketika dikonfirmasi koran ini menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian rangkaian kegiatan Jangkar dalam bekerja memuluskan langkah Beny Kabur Harman sebagai Gubernur NTT periode mendatang.
Dalam tugas masing-masing anggota Jangkar sudah mengemban tugas dan tanggung jawab memenangkan BKH sebagai Gubernur NTT. Kegiatan puncak akan dilanjutkan dari TPS ke TPS dan dari kampung ke kampong. "Target kita Beny Kabur Harman harus menang dalam pemilukada Gubernur mendatang," tegasnya. (krf5/ito)
|
|