DUA petinju putri binaan PPLP, sukses merebut medali emas, setelah dalam laga final yang dilangsungkan semalam, menundukkan lawan-lawannya. Informasi yang diperoleh koran ini dari manajer tim tinju PPLP NTT, Yanto Fallo melalui pesan singkatnya menyebutkan, petinju putri NTT yang sukses merebut medali emas adalah, Fetty Radja dan Putri Pena.
Fetty yang turun di Kelas 45 kg, berhasil merebut medali emas setelah me nundukkan petinju Papua Barat, Elisabeth, dengan kemenangan angka 15-11. Sedangkan Putri Pena yang bertanding di Kelas 52 kg, sukses meredam petinju Papua Barat lainnya, Krusita, dengan kemenangan angka 6-4.
Satu petinju putra NTT yang turun bertanding di final semalam, adalah Sultan Lani di Kelas 40 kg. Namun, Sultan harus puas merebut medali perak, setelah kalah telak dari lawannya, Wahyu Fitra asal Jambi dengan angka 2-12.
Johanis Djo Menang Dramatis
SEMENTARA itu, dari ajang Kejurda Tinju Amatir tingkat NTT yang dilangsungkan di Timor Tengah Selatan, petinju andalan Sumba Timur, Johanis Djo yang bertanding di Kelas Elite Men 60 kg, masih sulit dibendung lawannya.
Pada pertandingan malam tadi, Johanis Djo berhasil menang dramatis atas Yohanis Ngongo dari Sumba Barat Daya. Bertanding di sudut biru, Johanis yang memiliki postur lebih tinggi, tampil percaya diri dengan mengandalkan pukulan-pukulan lurusnya.
Namun, memasuki menit akhir ronde pertama, pertahanan Johanis Djo buyar setelah Yohanis Ngongo membongkar dengan pukulan huk dan aperkatnya. Sempat sempoyongan, Johanis Djo mampu bertahan hingga akhir ronde kedua. Saling kejar-kejaran poin, Yohanis Ngongo yang unggul lebih dulu, terus mendapat dukungan dari penonton yang memadati Lapangan Puspenmas SoE.
Namun, Johanis Djo yang menang KO pada hari pertama dan hari kedua itu, menang angka atas Yohanis Ngongo.
Sementara petinju tuan rumah, Ciko Kause yang tampil menghadapi Alex Tausus, menemui kesulitan berat. Bertanding di hadapan pendukungnya, Ciko kesulitan menembus pertahanan lawannya yang unggul secara fisik.
Bahkan, hingga akhir ronde ketiga, Ciko tidak mampu mencuri angka, dan harus kalah dengan poin nol berbanding 19. Penonton tuan rumah sedikit terobati dengan kemenangan Nifron Nenoliu, yang bertanding di final. Bermain di Kelas Junior Boys 40 kg, Nifron yang mewakili TTS A berhasil menang angka sembilan berbanding satu atas petinju TTU, Gideon Aunga. (rum/mg-9/rsy)
|