SoE, Timex - Masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS) kembali mendapat kesempatan sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional Tinju Profesional yang akan berlangsung Jumat, (13/7) sore ini, di Lapangan Puspenmas SoE.
Gelar tinju bertajuk "Nek Mese Super Figth II" itu, akan memainkan 10 partai yang akan memperhadapkan petinju-petinju juara nasional mau pun internasional. Partai utama, di Kelas Bantam 53,5 kilogram, petinju juara nasional, Gun Tinular dari Sasana Extrajoss BC Tangerang, akan berhadapan dengan petinju peringkat tujuh nasional, Bajawa Junior, dari Sasana Flobamora BC Bajawa. Kejuaraan nasiona ini akan memperebutkan sabuk emas dalam pertandingan 12 ronde.
Kepada Timor Express usai pemeriksaan kesehatan dan timbang badan, kedua petinju mengaku akan menunjukkan performa terbaiknya. Bajawa Junior yang dilatih mantan petinju nasional, Alex Bajawa, hanya ingin memberikan bukti.
Dan, bukti itu akan dia tunjukkan di atas ring sore ini. Sementara Gun berkanji akan memukul KO lawannya, Bajawa Junior. Memiliki pengalaman lebih di atas lawannya, Gun siap menang KO. "Saya target menang KO sebelum ronde ke-10," janji Gun pendek.
Petinju lainnya yang akan tampil dalam kejuaraan nasional itu, yakni juara WBO Asia Pasific Kelas Terbang 50 kilogram, Tommy Seran dari Sasana Rokatenda BC Sidoarjo, akan berhadapan dengan mantan juara nasional, Iwan Key dari Dhory Gym Malang.
Kedua petinju akan memperebutkan sabuk emas Danrem 161 Wira Sakti, selama delapan ronde. Salah satu partai menarik lainnya, yakni kejuaraan nasional memperebutkan sabuk emas putera daerah di Kelas Ringan Junior 58,9 kilogram. Di partai ini, petinju peringkat enam nasional, Freeder Blegur dari Abraham BC Jakarta, akan berhadapan dengan mantan juara WBO Asia Pasific, Roy Muklis.
Di Kelas Bantam Junior 52,2 kilogram, akan berhadapan peringkat delapan nasional, Jhon Bajawa dari Flobamora BC Bajawa, dan Andreas Bana dari Sasana Tunas Muda BC Kupang. Kedua petinju ini akan memperebutkan sabuk emas Ketua KONI Kabupaten TTS.
Juara nasional lainnya, Frans Jacson dari Rokatenda BC Sidoarjo, akan berhadapan dengan Juventus Baga dari Sasana Flobamora BC Bajawa. Mereka akan memperebutkan sabuk emas Kapolda NTT di Kelas Bantam 53,5 kilogram, selama delapan ronde.
Pertarungan para petinju profesional itu dipromotori Mikdon 'Neddi' Tanaem alias Neddi, dan co promotor, Benny Litelnoni serta Ketua Panitia, Cosmas Boymau. Selain itu, kejuaraan ini juga didukung Bank NTT Cabang SoE. Kepada Wartawan, Neddi mengungkapkan, TTS telah mendapat kesempatan dua kali, dan akan terus mendapat kesempatan.
"Nek Mese Super Figth satu sudah dilaksanakan 26 Mei lalu, di Jawa Timur. Dan keduanya di SoE. Karena kita punya banyak potensi yang perlu dibangkitkan. Sehingga melalui kejurnas ini, dapat menyadarkan para pemangku jabatan di pemerintahan, supaya bisa bersama-sama menggali potensi anak-anak dan generasi kita. Kita tidak hanya mencari juara, tapi mencari bibit-bibit serta memberikan motivasi kepada mereka," jelas Neddi.
Selain petinju profesional, promotor juga menghadirkan lima partai amatir eksebisi yang mempertemukan petinju Indonesia dengan salah satu petinju asal TTS yang bernaung di bawah Sasana Nek Mese BC Surabaya, Yacob Thon, yang akan melawan Otniel Negrito Baptista dari Timor Leste, di Kelas Ringan Junior 58,9 kilogram, selama enam ronde.
Yacob Thon merupakan juara KTPI. Dia akan tampil dalam pertarungan yang bertajuk "Friendly Figth". Selain itu, petinju peringkat enam nasional, Pieter Nesi dari Pirih BC Surabaya, akan berhadapan dengan petinju Timor Leste, Delio Fernandes, di Kelas Terbang 50 kilogram. (mg-9/rsy)
|