Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
Saling Klaim Menang |
| - |
Yang pasti tidak ada putaran ketiga |
| + |
|
| - |
|
| + |
729 Siswa SMA di NTT Tidak Lulus UN |
| - |
PR untuk gubernur terpilih |
|
RAKYAT SUROSA
|
Kamis, 28 Jun 2012, | 170
Bupati Mangkir, Warga Tutup Jalan
|
|
|
KALABAHI, TIMEX-Warga Kenarilang yang bergabung dalam Persatuan Ojek Kenarilang (Poker), kembali menggelar aksi damai di kantor Camat Teluk Mutiara, kantor Bupati Alor dan kantor DPRD Alor, Rabu (27/6).
Demonstran membawa serta tiga poster yang bertulisan, 'Batas wilayah Kecamatan Teluk Mutiara Sampai Dimana'. 'Apakah Kalabahi Barat tidak termasuk wilayah Kecamatan Teluk Mutiara', dan satunya lagi tertulis 'Janji adalah Utang Bapak Bawa Kemana'.
Kordinator lapangan (Korlap) Onias Balol dalam orasinya mengatakan, ruas jalan yang menghubungi Kalabahi-Kokar sudah rusak parah. Persoalan ini sudah mereka sampaikan kepada pemerintah daerah sejak Januari 2012, dan saat itu Bupati Alor, Simeon Th. Pally sendiri yang berjanji kalau pembangunan ruas jalan itu akan direalisasikan dalam tahun ini. Namun ternyata bupati mangkir terhadap janjinya sendiri. Buktinya, hingga saat ini jalan itu belum dikerjakan.
Usai berorasi, Korlap Onias Balol membacakan pernyataan sikap baik di kantor Kecamatan Teluk Mutiara, di kantor Bupati Alor dan di kantor DPRD Alor. Inti pernyataan sikap itu, sebenarnya mereka mengungkapkan rasa kecewa terhadap kinerja Pemkab Alor itu.
Ada fakta bahwa sejak Januari 2012, Bupati Simeon sendiri yang menjanjikan bahwa akan memperbaiki ruas jalan Kalabahi-Kokar, namun kenyataanya lain. Ada enam tuntutan yang dipertanyakan kepada bupati dan Ketua DPRD Alor, salah satunya yakni mereka mempertanyakan mengapa pembangunan jalan raya di Kalabahi Barat tidak direalisasikan.
Para pendemo ini datang terlambat sehingga tidak menemui Bupati Simeon Th. Pally. Sebelum para pendemo ini datang, bupati sudah keluar dan mengikuti kegiatan di wilayah Kecamatan Alor Timur sehingga para demonstran tidak berhasil menemui bupati.
Di kantor DPRD, demonstran diterima oleh Wakil ketua DPRD Alor, Deni Lalitan bersama anggota DPRD Alor lainnya yakni Kislon Obisuru, dan Soleman Boly Gorangmau. Situasi yang masih memanas ini Kislon Obisuru anggota DPRD Alor ini meminta kepada para demonstran agar kembali menutup jalan jurusan Kalabahi-Kokar dan biarlah bupati yang akan turun ke sana untuk membukanya sendiri. Pernyataan itu akhirnya disambut oleh para pendemo kemudian mereka kembali dan langsung menutup ruas jalan Kalabahi-Kokar
Ruas jalan yang ditutup ini persis di dekat Puskesmas Kenarilang sehingga arus tranportasi kendaraan roda dua maupun roda empat sempat macet total karena tidak ada jalur lain. Aksi protes ini dijaga ketat oleh aparat Polres Alor sehingga aksi protes ini terlihat tidak terjadi anarkis. (kr-6/boy)
|
|