Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
Esthon ke Sumba, Frans di Kupang |
| - |
Anak Timor dan Anak Adonara Tetap Fren |
| + |
|
| - |
|
| + |
Apoteker Ancam Mogok Kerja |
| - |
Kalau Manejemen Sakit Mana Bisa Urus Orang Sakit |
|
EKONOMI BISNIS
|
Selasa, 26 Jun 2012, | 218
Kerjasama Kementerian KUKM dan KNPI NTT Puluhan Pelaku UMKM Ikut Diklat Keterampilan
|
|
|
KUPANG, TIMEX - Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) RI Bidang Pengembangan SDM UMKM bekerjasama dengan DPD KNPI NTT selaku loal partner menyelenggarakan Diklat keterampilan teknis bagi kelompok masyarakat yang akan berlangsung pada 25-28 Juni di aula Bapelkes NTT Kupang.
Kegiatan ini diu buka oleh Gubernur NTT yang diwakili assisten I Yohana Lisapali. Hadir pula Deputi Bidang Pengembangan SDM Iswanto, Sekjen DPP KNPI Bintang Prabowo, ketua DPD KNPI NTT Daud Amarato MSi, pengurus dan anggota KNPI beserta para peserta diklat.
Yohana saat membacakan sambutangubernur mengatakan, program diklat dengan sasaran pelaku UMKM di NTT ini diharapkan dapat mendorong kalitas SDM para pelaku usaha sehingga bertambah pengetahuan baik keterampilan teknis maupun manajemen usaha.
Diklat tersebut juga dinilai strategis sebab pada kegiatannya akan terdapat banyak pengalaman yang diserap peserta. Dengan demikian ada harapan besar terjadi perubahan pola pikir peserta atau masyarakat NTT dalam bidang kewirausahaan hingga dapat menciptakan lapangan kerja baru.
"Dalam pembangunan daerah dan negara terdiri dari tiga pilar utama yaitu pemerintah, swasta dan masyarakat," ucap Yohana. Yohana menekankan, saat ini Indonesia sudah memasuki era kewirausahaan, dimana terjadi peralihan dari paradigma mencari kerja ke pandangan menciptakan lapangan pekerjaan.
Yohana menghimbau, masyarakat NTT perlu meningkatkan jiwa kewirausahaan guna meningkatkan daya ekonomi. Agar kelak, kualitas pendidikan masyarakat yang baru lima persen berpendidikan D3 sampai S1 turut meningkat.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan SDM KEmenterian KUKM Iswanto mengungkapkan, tujuan diklat yakni untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM khususnya dibidang pengolahan makanan.
Iswanto menekankan, proses usaha pengolahan makanan merupakan suatu usaha yang membutuhkan tenaga terampil dengan sistem produk yang berkualitas. Agar tercipta produk yang berkualitas dan higienis hingga menarik minat baik pihak penyalur sampai kepada para konsumen.
Sementara Ketua DPD KNPI NTT Daud Amarato kepada Timor Express menjelaskan, Diklat akan melibatkan pihak pemerintah terkait meliputi Kementerian Koperasi dan UKM serta dinas Koperasi UMKM Provinsi NTT. Juga akan diisi pemaparan materi diantaranya oleh HIPMI NTT dan materi praktek berupa teknik pembuatan Abon Denden dan Se'i sampai tahap pengemasan dan pemasarannya.
Usai pembekalan berupa teori dan prakikum, akan dilakukan tes bagi peserta dan kunjungan lapangan. (mg12/rum)
|
|