Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
Saling Klaim Menang |
| - |
Yang pasti tidak ada putaran ketiga |
| + |
|
| - |
|
| + |
729 Siswa SMA di NTT Tidak Lulus UN |
| - |
PR untuk gubernur terpilih |
|
PENDIDIKAN
|
Selasa, 26 Jun 2012, | 489
TINGGALKAN KESAN BAIK
|
|
|
BA’A, Timex – Pengajar muda gerakan Indonesia mengajar angkatan II sebanyak 10 orang yang ditempatkan di Kabupaten Rote Ndao tahun 2011 silam ternyata meninggalkan kesan baik dan sebuah perubahan dalam dunia pendidikan di Rote, dengan itu pengajar muda angkatan IV sebanyak 9 orang yang baru saja tiba di Rote diharapkan dapat memberikan sesuatu yang lebih dan terus meneruskan apa yang telah dibuat pendahulu mereka.
Demikian dikatakan, kepala sekolah SD Inpres Batulai Kecamatan Lobalain, Rafael Rayabuan disela-sela acara pisah pengajar muda angkatan II dan sambut pengajar muda angkatan IV gerakan Indonesia mengajar, Senin (25/6) di aula Bapeda Kabupaten Rote Ndao.
Menurut Rayabuan, banyak sekali perubahan yang dilakukan para pengajar muda gerakan Indonesia mengajar itu, selain perubahan pendidikan di kelas juga kegiatan-kegiatan dimasyarakat mereka selalu terlibat.
“saat penempatan mereka itu di sekolah kita dapat satu orang, dan anaknya baik sekali, banyak hal-hal luar biasa yang dia tinggalkan di sekolah kita, ada perubahan di kelas. Dia juga sangat peduli dengan kegiatan kemasyarakatan,” katanya.
Hal yang sama dikatakan Ketua Komite SD Inpres Batulai, Cornelis Suilima. Dia mengharapkan, agar pengajar muda angkatan IV yang sudah tiba di Rote dapat ditempatkan lagi salah satu orang di SD tersebut, karena ternyata banyak perubahan yang terjadi pada anak didik mereka.
Sementara kepala Dinas PPO Kabupaten Rote Ndao, Jonas Lun mengatakan, kehadiran pengajar Indonesia mengajar merupakan bagian dari solusi permasalahan kekurangan guru di Rote, sehingga walaupun ada perbedaan latar belakang dan lainnya, namun ternyata banyak hal positif yang mereka berikan dan tingggalkan di Rote dan mereka juga mampu menjembatani kemampuan anak di desa dengan kemampuan akan hal-hal baru yang mereka peroleh dan terapkan yang bisa memberi kontibusi bagi pembangunan pendidikan di Rote Ndao.
Dikatakan, mereka juga memberikan peningkatan kemampuan dan kapasitas bagi guru di Rote terbukti kehadiran mereka, mereka dapat berkolaborasi dengan para guru membuat kegiatan pelatihan guru.
“kita berterimakasi dan menyambut baik atas kehadiran mereka di sini. Kedepan akan terus kita bangun kerjasama yang baik dengan yayasan Indonesia mengajar selama lima tahun program ini termasuk juga kita akan membuka diri bagi pihak-pihak lain yang memiliki motivasi tinggi untuk membangun dunia pendidikan di daerah kita,” tandas Lun. (Kr8)
|
|