Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
Esthon ke Sumba, Frans di Kupang |
| - |
Anak Timor dan Anak Adonara Tetap Fren |
| + |
|
| - |
|
| + |
Apoteker Ancam Mogok Kerja |
| - |
Kalau Manejemen Sakit Mana Bisa Urus Orang Sakit |
|
NASIONAL
|
Selasa, 26 Jun 2012, | 401
Jeriko ke GMIT, Salam ke Horeb
|
|
|
KUPANG,Timex-Masa sosialisasi telah berakhir. Dan, Rabu (27/6) besok nasib dua paket calon walikota Kupang Jeriko (Jefri Riwu Kore-Kristo Blasin) dan paket Salam (Jonas Salean-Hermanus Man) akan ditentukan oleh masyarakat Kota Kupang dalam pencoblosan.
Pantauan Timor Express terhadap aktivitas dua paket ini yakni calon walikota Kupang Jefri dan Kristo, senin kemarin mendatangi kantor Sinode GMIT. Saat berada di GMIT Jefri dan Kristo melangsungkan pertemuang tertutup bersama pengurus sinode GMIT yakni Wakil Ketua Pendeta Welmince Kameli Maleng dan Wakil Sekretaris Marselince Aitoselak.
Jefri dan Kristo yang dicegat wartawan di depan ruangan pertemuan, mengaku kaget dengan kehadiran wartawan. "Wartawan ini selalu lebih tahu aktivitas kami," ujar Jefri bercanda. Jefri mengatakan, kedatangannya bersama Kristo Blasin ke kantor Sinode GMIT tersebut adalah meminta dukungan doa sekaligus sebagai kunjungan.
"Tidak ada pembicaraan soal dukung mendukung. Kami hanya minta dukungan doa, agar pemilukada ini bisa berlangsung dengan lancar dan damai," ujar Jefri Riwu Kore diamini Kristo Blasin.
Sementara itu Pendera Welmince Kameli Maling saat dikonfirmasi wartawan secara terpisah, mengakui kedatangan paket Jeriko tersebut adalah untuk meminta dukungan doa dari GMIT. "GMIT tetap mendoakan agar pemilukada di Kota Kupang dapat berjalan lancar dan damai. GMIT menyerukan agar dan tetap berdoa agar siapa pun yang terpilih itu adalah pilihan rakyat dan tentunya adalah buah dari doa semua kita," ujar Kameli Maleng.
Salam Didoakan Jemaat Horeb
Sementara itu terpantau paket Salam (Jonas Salean-Hermanus Man) ibadat bersama jemaat Horeb Perumnas, Senin (25/6) pukul 18.00 Wita bertempat di Gereja Horeb Perumnas. Ibadat ini dipimpin langsung Pdt. Yance Nayoan.
Hadir saat ibadat itu Paket Salam bersama keluarga, para tim sukses paket Salam, pihak KPU dan Panwaslukada serta jemaat Horeb Perumnas. Sesuai kotbahnya yang diambil dari 1 Timotius 3: 16, mengatakan karunia terbesar yang diberikan Allah bagi manusia adalah ibadah. Umat pilihan Tuhan yang diselamatkan, ujar Pdt. Yance, diberikan Allah supaya melakukan ibadah.
Salam, tegasnya, juga harus melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan umat Israel yakni melakukan ibadah kepada Allah setelah diselamatkan Allah. Menurut dia, seorang pemimpin adalah seorang panglima termasuk walikota sebagai panglima untuk rakyat Kota Kupang.
Menurut dia, Salam harus hadir untuk menebarkan keharuman bagi warga Kota Kupang. Diakuinya bahwa Salam akan melayani warga Kota Kupang dengan ibadah. "Pengejawantahan kasih Yesus yang harus dilakukan Paket Salam di kota ini. Jadikanlah jabatan walikota dan wakil walikota Kupang harus dijadikan sebagai ibadah," kata Pdt. Yance Nayoan singkat.(mg-10/onq)
|
|