Rubrik Berita
Celah Timor: Apakah Itu Mimpi di Siang Bolong Oleh: P. Gregor Neonbasu SVD, PhD
Penulis adalah Ketua Komisi Sosial Budaya Dewan Riset Daerah Prop NTT, Ketua Badan Pengurus Harian YAPENKAR yang menangani UNIKA Widya Mandira Kupang, Direktur Puslit MANSE NSAE Kupang.
Dr. Klenik
| + |
DPD Desak Kemhut Surati Gubernur |
| - |
Sekali-kali Dipaksa Boleh Dong |
| + |
YMTM Terima Equator Prize |
| - |
Yang Lain Cuma Eksploitasi Kemiskinan |
| + |
Warga Dideadline Lima Hari |
| - |
Begitulah Nasib Orang Kecil |
|
INTERNASIONAL
|
Minggu, 25 Jul 2010, | 497
Intel Cantik Rusia Ditawari Bugil di Playboy
|
|
|
MASIH ingat dengan agen intelijen Rusia, Anna Chapman?. Mata-mata Rusia nan cantik yang baru-baru ini ditangkap di Amerika Serikat dan dideportasi ke negara asalnya itu mendapat tawaran menggiurkan. Majalah pria dewasa, Playboy, menawarkan uang sebanyak Euro 164 ribu ke Anna.
Awalnya, tawaran menggiurkan dari Playboy itu sekadar untuk mendapat kisah dari Anna tentang kiprahnya di dunia spionase. Namun belakangan, majalah pria milik Hugh M Hefner itu juga mengajukan tawaran agar Anna mau berpose bugil.
Anna yang berambut merah dikenal tak hanya cantik tapi juga seksi. Namun ia dan beberapa kolega mata-mata asal Rusia harus dipulangkan setelah ditangkap dan ditahan FBI beberapa waktu lalu.
Menurut penuturan sebuah sumber kepada The SUN, sejak dideportasi dan harus balik ke Rusia, kini Anna mengalami kesulitan finansial. "Anna telah kehilangan penghasilan," tutur sumber itu kepada The SUN, baru-baru ini.
"Dia harus meninggalkan bisnis real estate-nya, dan tak akan memperoleh lebih banyak uang dari pemerintah Rusia. Kesepakatan dengan media adalah cara terbaik untuk mendapatkan uang," lanjut sumber.
Anna pun dibujuk pula agar bersedia berpose bugil untuk Playboy. Namun demikian Anna ingin sesuatu yang lebih. "Dia berharap kisahnya menjadi sebuah kesepakatan untuk (penulisan) buku dan hak pembuatan film," sambung sumber.
Anna yang kini berusia 28 tahun, pernah bekerja selama lima tahun di London dan menikah dengan seorang pria Inggris. Namun paspor Inggris atas namanya pun telah dicabut. Jika kesepakatan dengan Playboy berjalan, Anna akan mengalihkan pembayarannya ke rekening milik seorang tamannya di sebuah bank di Swiss. (jpnn)
|
|