Rubrik Berita
Dr. Klenik
| + |
DPD Desak Kemhut Surati Gubernur |
| - |
Sekali-kali Dipaksa Boleh Dong |
| + |
YMTM Terima Equator Prize |
| - |
Yang Lain Cuma Eksploitasi Kemiskinan |
| + |
Warga Dideadline Lima Hari |
| - |
Begitulah Nasib Orang Kecil |
|
SPORT
|
Minggu, 30 May 2010, | 403
Penyelenggaran di Kupang Terbaik
|
|
|
Sosialisasi Olahraga Tradisional
KUPANG,Timex- Pelaksanaan sosialisasi Olahraga tradisional yang di laksanakan Kemenengpora bekerjasama dengan Bidang keolahragaan Dinas PPO NTT di Kota KUpang selama dua hari (28-29/5) dinilai sebagai yang terbaik di banding daerah lainnya.
Hal ini dikemukakan Kabid Olahraga Tradisional Kemenegpora, Suherman dihadapan para guru pendamping dan juga panitia pelaksanana kegiatan sosialisasi, dihalaman GOR Flobamora Oepoi Kupang, usai penyerahan hadiah kepada para pemenangn lomba.
Dijelaskannya, pelaksanaan sosialisasi olahraga tradisional ini, bukan saja dilangsungkan di Kupang tetapi juga di empat daerah lainnya, yakni Cirebon- Jawa Barat, Batam-kepulauan Riau, Kabupaten Landak-Kalbar dan Maluku-Ambon. Namun pelaksanaan di Kupang ini yang terbaik, dilihat dari jumlah peserta, antusiasme peserta mengikuti kegiatan ini, serta kesiapan panitia.
Hal ini memang menjadi harapan dari kemenegpora, agar olahraga tradisional dapat tersosialisasikan dikalangan pelajar, dan dapat menjadi alternatif kegiatan fisik di kalangan pelajar, sehingga minat pelajar untuk memainkan olahraga tradisional juga ikut meningkat.
Olahraga tradisional menurutnya merupakan bagian dari olahraga rekreasi yang telah dimainkan dimasa lalu di seluruh pelosok nusantara, dengan maksud mencari ketenangan jiwa di waktu luang yang bersifat sport.
Pemerintah sendiri telah membakukan beberapa cabang olahraga tradisional yang merupakan hasil dari gabungan olahraga tradisional dari seluruh Indonesia yang mempunyai kemiripan aturan permainan.
Tujuan dari sosialisasi ini sendiri lanjutnya, agar olahraga tradisional dapat diwarisi dan digemari oleh seluruh lapisan masyarakat sekaligus merupakan bagian dari usaha memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sehingga olahraga tradisional dapat di sejajarkan dengan cabag olahraga lainnya.
Diharapkannya, setelah sosialisasi ini para siswa dapat lebih mengenal dan memainkan olahraga tradisional di sekolah-sekolah, demikian juga para guru pendamping dapat menyebarkan permaianan ini agar lebih di kenal dan dimainkan seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Nurdin Badu dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa olahraga tradisional ini merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia yang tentunya perlu di lestarikan, sehingga melalui sosialisasi ini, kita lebih memahami dan mengenal akan olahraga tradisional dan ikut melestarikannya.
Sementara itu, dari kegiatan sosialisasi dan invitasi yang dilakukan selama dua hari yang berakhir kemarin, berlangsung meriah dimana para siswa ternyata sangat antusias mengikuti invitasi di empat cabang olahraga tradisional yang di perlombakan, yakni Engrang, Dagongan, Hadang dan Terompah Panjang.
Dari hasil lomba sendiri, untuk cabang olahraga Engrang putra, keluar sebagai juara I adalah SMP Muhammadyah Kupang, juara kedua SMPN 5 terbuka dan SMPN 6 merebut juara ketiga. Untuk cabang olahraga tradisional Terompah panjang putri, juara I di raih oleh MTS KUpang, Juara kedua SMPN 6 Kupang dan juara ketiga SMPN 5 Kupang.
Di cabang olahraga tradisional Dagongan putra, SMPN 4 Kupang tampil sebagai juara pertama mengalahkan SMPN 3 KUpang yang harus puas sebagai juara kedua. sedangkan juara ketiga diraih oleh SMPN 7 B. Dan untuk cabang olahraga hadang putri, juara pertama direbut SMPN 4 Kupang, juara kedua SMPN 6 Kupang dan juara ketiga SMPN 5 Kupang.
Kegiatan ini sendiri diikuti 23 SMP yang ada di Kota Kupang serta dua SMA/K dengan jumlah siswa keseluruhan yang ambil bagian kurang lebih 500 orang siswa, dimana kegiatan ini dibuka secara resmi oleh sekretaris Dinas PPO NTT, Klemens Meba, Jumat lalu.(rum)
|
|