Rubrik Berita
Celah Timor: Apakah Itu Mimpi di Siang Bolong Oleh: P. Gregor Neonbasu SVD, PhD
Penulis adalah Ketua Komisi Sosial Budaya Dewan Riset Daerah Prop NTT, Ketua Badan Pengurus Harian YAPENKAR yang menangani UNIKA Widya Mandira Kupang, Direktur Puslit MANSE NSAE Kupang.
Dr. Klenik
| + |
DPD Desak Kemhut Surati Gubernur |
| - |
Sekali-kali Dipaksa Boleh Dong |
| + |
YMTM Terima Equator Prize |
| - |
Yang Lain Cuma Eksploitasi Kemiskinan |
| + |
Warga Dideadline Lima Hari |
| - |
Begitulah Nasib Orang Kecil |
|
RAKYAT SUROSA
|
Selasa, 26 May 2009, | 473
Hari Ini Resmi Kabupaten Thobias Uly Penjabat Bupati Sabu
|
|
|
KUPANG, Timex-Teka-teki siapa yang terpilih sebagai penjabat Bupati Sabu terjawab sudah. Senin (25/5) kemarin atau H-1 pelantikan barulah diketahui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Thobias Uly sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua.
"Pemprov NTT baru menerima fax dari Depdagri yang menetapkan Thobias Uly sebagai penjabat Bupati Sabu Raijua," kata Asisten Tata Praja Setda NTT, Yoseph Mamulak kepada wartawan, Senin (25/5) di Kantor Gubernur NTT.
Sementara Thobias Uly sendiri, Senin sore kemarin langsung mengikuti gladi bersih pelantikan di Depdagri. Gladi yang dilakukan bersama lima kabupaten baru lainnya itu untuk pelaksanaan peresmian Kabupaten Sabu Raijua dan pelantikan penjabat, hari ini, Selasa (26/5). Yos Mamulak mengatakan, setelah pelantikan sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly akan melaksanakan tugas sesuai kewenangan yang diberikan oleh Mendagri. "Ada empat tugas utama yang harus dilaksanakan seorang penjabat bupati di kabupaten yang baru diresmikan," jelas Yos Mamulak.
Empat tugas tersebut adalah membentuk kelembagaan birokrasi, membentuk kelembagaan DPRD, melaksanakan pembangunan dan melaksanakan Pilkada untuk memilih bupati dan wakil bupati defenitif. "Waktunya disesuaikan dengan tugas yang diberikan namun biasanya berlaku setahun," kata Yos Mamulak.
Selain melaksanakan tugas yang diberikan Mendagri, penjabat bupati juga berkewajiban untuk tidak mengundurkan diri selama menjabat dan tidak boleh mencalonkan diri dalam Pilkada. "Ini sesuai peraturan undang-undang sehingga harus dilaksanakan," ujar Yos Mamulak.
Kabupaten Sabu Raijua Diresmikan
Sementara itu, sesuai rencana hari ini, Selasa (26/5) akan dilaksanakan peresmian Kabupaten Sabu Raijua bertempat di Depdagri. Peresmian oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto itu untuk enam kabupaten baru di Indonesia.
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bersama pimpinan daerah dan pejabat dari Pemprov NTT akan mengikuti acara tersebut. Demikian halnya Bupati Kupang dan pimpinan daerah serta pejabat dari Kabupaten Kupang juga akan mengikuti acara bersejarah tersebut. Mantan Bupati Kupang yang mengusulkan pembentukan Kabupaten Sabu Raijua, Ibrahim Medah juga diundang mengikuti acara tersebut.
Asisten Tata Praja Setda NTT, Yoseph Mamulak kepada wartawan, Senin (25/5) mengatakan, peresmian Kabupaten Sabu Raijua dipastikan berlangsung hari ini. "Besok (hari ini) dipastikan akan dilaksanakan peresmian Kabupaten Sabu Raijua dan pelantikan penjabat bupati," katanya.
Disinggung mengenai acara lanjutan di Kabupaten Sabu Raijua, Mamulak mengatakan hal itu sudah menjadi kewenangan Kabupaten Sabu Raijua. "Setelah peresmian oleh Mendagri maka Kabupaten Sabu Raijua sudah resmi menjadi kabupaten sendiri," katanya.
Namun, informasi yang dihimpun koran ini, setelah peresmian di Jakarta, akan dilanjutkan dengan acara di Kabupaten Sabu Raijua. Acara dengan tema syukuran itu direncanakan dilaksanakan awal Juni.
Terpisah, Thobias Uly yang dihubungi melalui ponselnya kemarin petang mengaku sementara mengikuti acara gladi bersih pelantikan penjabat Bupati Sabu-Raijua yang dilaksanakan di Sasana Bakti Praja Depdagri.
Menurut Thobias Uly, gladi itu untuk persiapan pelantikan penjabat yang berlangsung hari ini (Rabu, 26/5) langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Mardiyanto. Saat ditanyai, kapan dia tahu ditetapkan Mendagri sebagai penjabat bupati, Thobias Uly mengaku, dirinya baru tahu pagi kemarin melalui copyan surat keputusan yang diterimanya.
Saat disinggung apakah dia siap dan ikhlas menerima tanggungjawab barunya itu, Thobias Uly mengatakan, sebagai staf dipemerintahan, apa yang diamanatkan pimpinan, dia siap menjalankannya dengan penuh tanggungjawab. "Ini amanah dan tugas yang diberikan pimpinan yang harus dijalankan. Sebagai staf, kita tidak boleh melawan perintah pimpinan. Apapun harus dijalankan sebagai wujud tanggungjawab kita kepada rakyat," ungkap Thobias Uly. (ito/aln)
|
|